KEMBALI "ROCK 'N ROLL"

Berakhir sudah luntang-luntung dan ngalor ngidul yang dalam lima bulan terakhir ini menjadi sebuah setting dalam pementasan perjalanan hidup. Terhitung dari tanggal satu maret 2009, genta teamwork kembali memberdayakan apa yang ada pada saya dan apa yang mungkin dapat digali guna meng-organnize sebuah event. Dan seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, bahwa untuk kali ini tuntutan utama selalu kembali pada mencoba memformulakan beberapa ide segar untuk di rangkum menjadi sebuah step by step walktrough dalam mengeksekusi event concept.

Horeee....!!! gairah, rasio, cipta karsa dan karya kembali ke tempat dimana seharusnya berada. Mendapatkan kembali kejayaannya bersanding dengan ciptaan-ciptaan lain yang menjadikan kehidupan ini berarti. Rasanya seperti reinkarnasi mengingat dalam beberapa waktu terakhir. semua yang disebutkan diatas harus digiring masuk kedalam sebuah kotak kemalasan tanpa tekanan yang cukup untuk membuatnya mengembang. Semakin menyenangkan ketika mengingat usia yang masih tergolong harus dan wajib produktif. Tentu merupakan peningkatan point dalam hal pencapaian pribadi. Walaupun ini hanya pengulangan proses saja, setidaknya ada kesempatan untuk memperbaiki beberapa kekurangan dan kesalahan kecil dan besar yang disebabkan pengalaman yang masih nol.

Kesempatan kedua, nyawa cadangan, belas kasih Sang Hyang Widi atau apapun sebutannya, tentu sangat disayangkan bila hanya di isi dengan hal-hal yang sama dengan yang pernah dijalani dan dilakukan sebelumnya. Apalagi bila harus dihadapkan pada tantangan yang sama, tentu akan ada cukup ruang untuk berkelit dari apa yang dinamakan dengan kesalahan umum pemula dan waktu yang lebih luang untuk memikirkan trik dan strategi serta beberapa improvsasi guna meningkatkan kualitas hasil yang hendak diraih. Memang bukan sesuatu yang mudah seperti membayangkan seseorang membalikan telapak tangannya sendiri. Namun apa yang sudh dilalui dibelakang menjadi tambahan amunisi menghadapi segala ketidakpastian didepan nantinya.

Tapi kalau melihat yang selama ini berlangsung, belum pernah ada pengulangan proses yang kembar identik alias sama persis. selalu ada yang termodifikasi, setidaknya sudut pandang yang digunakan utuk melihat permasalahan. Kalau mau disimpulkan secara serampangan, itu berarti kembali lagi dari nol. Belajar lagi, mencermati lagi dan mengambil saripati setiap peristiwa dengan proses seleksi yang harus ekstra hati-hati. Belum lagi kecenderungan semakin bertambahnya hal yang harus diadapi, baik secara kuantitas maupun kualitas. Take it or leave it. Mau leave kemana boss..!!???

Tak jadi masalah sebenarnya. Karena, sekali lagi, saat ini berada pada masa keemasan secara fisik atau psikis. Jadi bila bersandar pada pemkiran tersebut, saat ini adalah saat terbaik mengalami hal ini. Mungkin kurang sesuai bila terjadi pada masa SMA dulu. Terbukti pada masa SMA tidak pernah menghadapi hal seperti ini. hal yang dihadapi pada masa SMA lebih remeh temeh, bila dilihat dari masa kini. Pun begitu bila terjadi pada masa akan datang bisa jadi tidak menarik. karena ternyata mengalaminya pada masa sekarang, bukan di masa depan.



so...?

Enjoy aja!

Baca selengkapnya

The Kepala Truck

Pertama kali melihat mobil mutant ini, pandangan saya terhalangi oleh beberapa mobil. Karena terkejut bercampur dengan rasa penasaran serta ditambah dengan kemampuan mengendarai roda dua yang cukup memadai, saya segera "memburu"nya. Setelah cukup dekat perasaan ini menjadi tenang kembali ditandai dengan degub jantung yang mulai perlahan. ternyata mobil mutant berkepala dua ini hanya sebuah kepala truck yang diangkut dengan pick-up keluaran pabrik Mitsubishi.

Tidak ada yang spesial dari sepenggal kepala truck dan pick-up pengangkutnya. Semua wajar dan biasa seperi pada umumnya. Namun tangan ini tidak bisa menahan godaan untuk merogoh saku celana dan mengambil handphone untuk mengabadikan pemandangan yang "seharusnya biasa saja ini" sambil terus membuntuti dengan kecepatan, yang seperti nampak pada efek yang ditimbulkan, cukup kencang.

Tangan kanan memegang setir sambil mengatur kecepatan dan jari-jarinya siap sedia di tuas rem depan kompak bersama kaki kanan pada tuas rem belakang. Dalam beberapa detik saja tangan kiri mengaktifkan fitur kamera pada handphone, yang selalu berseting auto-fokus, dan dengan segera mengacungkan pada sang mobil mutant "One bullet-one head" kata US Navy dan gambar yang lumayan dengan bonus efek kecepatan-pun di dapat. Macam Jesie James yang diperankan Brad Pitt.

Dikarenakan jalanan yang licin sehabis hujan, kendaraan terpaksa mengurangi kecepatan dan terpisah lajur dengan The Kepala Truck. Rasa penasaran teralhkan pada hasil jepretan seperti apa kira kira yang didapat.
Yah.. ternyata lumayan juga untuk ngisi blog.

photo diambil menggunakan Sony Ericsson K550i cybershot white series
di JL. A. Yani Surabaya.

Baca selengkapnya
 

Kolom apa saja

Bulan Terbit